Blog pijat urut ini merupakan referensi yang sangat baik bagi pemijit dalam merawat pasien atau pun awam dalam mencoba melatih terapi pijat dan urut. Banyak pembahasan untuk pijat karena terkilir/keseleo/dislokasi sendi,ThaiYo, merawat dan mereposisi cedera tubuh, accupressure dan refleksi. Untuk pijat Hubungi Rumah Sehat Thera Afiat, Telp./WA 08111494599, 087883171247, Jl.Kelapa Sawit Raya Blok DD No. 15, Kelapa Gading, Jakarta Utara, STPT No: 001/2.60.0/31.72. 06.1001/-1.779.3/2015.
Minggu, 12 Februari 2017
Lutut Berbunyi
KENAPA LUTUT BERBUNYI KREKK...
Struktur lutut terdiri atas otot, tulang, kapsul, tulang rawan, meniskus (bantalan lutut), ligamen (jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang), tendon (jaringan yang menghubungkan tulang dengan otot) serta saraf.
Bila timbul gangguan atau kelainan pada salah satu bagian ini dapat menyebabkan gangguan pergerakan lutut maupun timbul bunyi saat lutut bergerak. Bila Anda mengalami keluhan lutut yang berbunyi tanpa disertai rasa sakit (saat berbunyi), kondisi ini dapat disebabkan oleh gelembung udara dalam sendi, regangan pada tendon maupun ligamen.
Namun bila lutut berbunyi disertai dengan rasa sakit, kemungkinan kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera pada ligamen, cedera meniskus, atau radang sendi (arthritis). Kondisi ini dapat saja berhubungan dengan riwayat cedera/benturan pada lutut yang tidak ditangani dengan baik.
Untuk memastikan penyebabnya sebaiknya konsultasikan dan lakukan terapi pada Ahlinya.
Berikut ini anjuran yang dapat dilakukan secara mandiri :
* Batasi kegiatan yang memberikan tekanan berlebihan pada sendi lutut (berlari atau berdiri terlalu lama, naik-turun tangga)
* Turunkan berat badan yang berlebihan
* Jika lutut terasa ngilu atau sakit nyeri istirahatkan kaki agar lutut terhindar dari tekanan
* Mengompres lutut dengan es dapat meredakan rasa nyeri/ngilu
* Berbaring dengan mengangkat kaki, sehingga posisi kaki lebih tinggi dari jantung
* Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga.
Source Nurcholiq
Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Jumat, 20 Januari 2017
Pengapuran Sendi Lutut
Pengapuran sendi Lutut (osteoarthritis)
Pengapuran sendi (osteoarthritis) tidak sama dengan pengeroposan tulang (osteoporosis). Pengapuran adalah penyakit di dalam sendi, sedangkan osteoporosis adalah penyakit di tulang.
Osteoporosis atau pengeroposan tulang tidak memberikan gejala, tidak menyebabkan nyeri, kecuali jika terjadi patah tulang karena tulang rapuh.
Sebaliknya, perkapuran sendi (osteoarthritis) selalu menimbulkan nyeri, terutama di sendi lutut. Perkapuran pada sendi lutut biasanya akan timbul pada usia lebih dari 50 tahun.
Hasil sinar X
Keluhan-keluhan yang diderita pasien osteoarthritis berupa:
1. Nyeri, yang bisa bertambah hebat dengan bertambahnya aktifitas.
Pada keadaan lanjut, nyeri tetap timbul walaupun sedang istirahat.
Sendi Lutut menjadi kaku dan tidak dapat dilipat / ditekuk dengan sempurna.
Sering tungkai jadi berbentuk 'O' atau 'X'.
2. Timbul bunyi di sendi lutut setiap kali bergerak.
3. Timbul bengkak.
Pengobatan Perkapuran (Osteoarthritis/OA) sendi lutut sangat beragam, tergantung dari tingkat keparahan perkapuran itu sendiri. Ada dua faktor yang sangat berpengaruh untuk terjadinya perkapuran sendi lutut: Usia (> 50 tahun) dan Berat badan (gemuk).
Pada kasus perkapuran sendi lutut yang dini, pengobatan mulai dengan pengurangan berat badan, beberapa latihan khusus lutut, pemakaian alat bantu seperti tongkat. Pada kasus perkapuran yang lebih lanjut, perlu ditambahkan beberapa obat-obatan atau herbal.
4. Arthroscopy (Operasi Teropong Sendi Lutut)
Pada tahap berikutnya dimana pengobatan-pengobatan di atas tidak memberikan hasil yang memuaskan, kadang-kadang diperlukan tindakan pembedahan / operasi.
Operasi untuk perkapuran sendi lutut yang sederhana adalah Arthroscopy atau sering dikenal sebagai operasi 'Teropong Sendi Lutut'.
5. Urut sendi
Untuk pengobatan tradisional bisa diurut atau dengan terapi moksa.
Sedangkan obat tambahan bisa dengan herbal atau jamu2.
Untuk saraf dan otot bisa di urut sendi sedangkan pengapuran sendinya bisa diobati dengan jamu yang khusus untuk osteoarthritis/rematik.
Sakit sendi bisa hubungi Rumah Sehat Thera Afiat.
Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Jumat, 21 Oktober 2016
Terapi Trigger Point
Accupressure Trigger Point
Apa itu Terapi Trigger Point?
Trigger point adalah “otot kejang” yang dapat muncul pada lapisan myofascial yang mengelilingi otot rangka. Trigger point adalah serat otot yang sangat terkontraksi sehingga menyebabkan nyeri luar biasa pada daerah munculnya trigger point dan dapat menyebabkan kejang otot yang menyebabkan nyeri pada bagian tubuh lainnya.
Konsep trigger point belum diterima secara luas oleh kalangan medis karena penelitiannya masih terbatas. Namun, beberapa cabang kedokteran telah menganut konsep trigger point dan telah mengembangkan metode untuk meringankan gejalanya, seperti nyeri. Metode ini secara keseluruhan disebut sebagai terapi trigger point. Saat ini, ahli terapi fisik, ahli tulang, ahli pijat, dan praktisi osteopatik mempraktikan terapi ini.
Konsep dasar di balik terapi trigger point adalah untuk meringankan sakit yang tidak tertahankan. Bukan rahasia bahwa banyak kasus di mana dokter gagal menentukan atau mendiagnosia penyebab sakit yang pasti. Beberapa kasus tersebut mungkin akibat salah diagnosis, dan perawatannya telah gagal untuk meringankan kondisi tersebut.
Kasus-kasus ini lah yang menjadi alasan trigger point mungkin memiliki peran besar dalam perkembangan penyakit. Kemudian, terapi trigger point digunakan untuk mengurangi gejala dan dalam banyak kasus meningkatkan tingkat keberhasilan.
Kebanyakan nyeri otot sebenarnya disebabkan oleh trigger point, yang dibagi menjadi aktif atau laten. Trigger point aktif menyebabkan kondisi yang disebut nyeri, yang diartikan sebagai nyeri tidak pada trigger point namun pada trigger point lainnya yang berkaitan. Di sisi lain, trigger point laten tidak menimbulkan rasa sakit. Seabilknya, kondisi ini menyebabkan otot lemah dan gerakan anggota badan menjadi terbatas.
Ahli terapi trigger point terlatih mampu menemukan trigger point yang terserang dan benar-benar menyebabkan sakit kronis parah.
Siapa yang Harus Menjalani Terapi Trigger Point dan Hasil yang Diharapkan
Meski banyak pusat pemijatan dan kesehatan menawarkan terapi trigger point dan meski siapapun dapat dengan mudah merasakan manfaatnya, metode ini sangat dianjurkan untuk pasien yang memiliki rasa sakit sebagai keluhan utamanya namun dokter telah gagal memberikan diagnosis yang akurat atau bentuk perawatan yang efektif.
Kebanyakan pasien dari metode ini telah merasakan sakit selama bertahun-tahun. Beberapa dari mereka akhirnya memutuskan untuk membiarkannya dan hidup tanpa menghilangkannya.
Penting untuk memahami bahwa saat ini tidak banyak penelitian ilmiah yang membuktikan atau menyangkal konsep trigger point. Beberapa orang mengklaim sakit kronisnya telah pulih oleh terapi trigger point, namun terapi ini tidak memberikan jaminan metodenya bekerja untuk semua orang.
Terapi titik pemicu mengobati orang dengan cara yang berbeda. Beberapa orang mungkin melihat langsung efeknya, sementara mungkin diperlukan tiga sesi atau lebih untuk orang lain untuk mendapatkan hasil yang terbatas. Menurut ahli terapi trigger point yang terkenal, pola keberhasilan yang berbeda dapat disebabkan oleh kondisi pasien.
Jika pasien memiliki sakit kronis selama bertahun-tahun, ada kemungkinan terdapat lebih dari satu trigger point yang terserang. Menghilangkan rasa sakit pada satu trigger point hanya akan memperparah rasa sakit pada trigger point lainnya, yang menjadi alasan mengapa terapi trigger point dapat berlangsung lama untuk memberikan hasil maksimal.
Cara Kerja Terapi Trigger Point
Terdapat berbagai macam otot dalam tubuh. Trigger point adalah yang tersebar di seluruh otot. Setiap trigger point berkaitan dengan trigger point lainnya, yang berarti ketika satu trigger point aktif, yang berarti trigger point lainnya yang berada pada bagian tubuh lain dapat menyebabkan rasa sakit.
Misalnya, trigger point yang terletak pada otot punggung, yang juga dikenal sebagai latisimus dorsi, dapat menyebabkan rasa sakit pada tangan. Oleh karena itu, menerapkan tekanan (memijat) pada trigger point di latisimus dorsi akan mengurangi rasa sakit pada tangan.
Jumlah tekanan yang dibutuhkan berbedara dari satu orang dengan orang lainnya. Beberapa orang hanya membutuhkan sedikit tekanan, sementara yang lainnya membutuhkan lebih banyak tekanan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Terapi trigger point biasanya dilakukan oleh ahli terlatih. Namun, dengan sedikit pelatihan, penderita juga dapat melakukan terapi ini di rumah. Banyak buku dan sumber online yang memberikan pelajaran tata cara melakukan “self-help” tindakan terapi trigger point. Ada juga beberapa pusat pembelajaran yang menawarkan kursus terapi jenis ini.
Kemungkinan Komplikasi dan Risiko Terapi Trigger Point
Risiko menjalani terapi trigger point tanpa menjalani pemeriksaan medis menyeluruh adalah Anda mungkin dapat salah mendiagnosa kondisi dan tidak mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.
Penting untuk mencoba seluruh sumber dan saluran medis sebelum mempertimbangkan terapi trigger point. Jika dokter gagal untuk memberikan diagnosis atau pengobatan yang akurat untuk penyakit Anda, maka Anda dapat mempertimbangkan terapi trigger point.
Beberapa ahli terapi trigger point dapat menggunakan obat intravena selama terapi. Jika ahli terapi tidak memiliki gelar dokter, sebaiknya menghindari penggunaan obat tersebut. Obat yang disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah atau trigger point akan memperlihatkan efeknya dengan cepat, sehingga Anda perlu memastikan bahwa ahli terapi Anda merupakan dokter ahli yang memenuhi syarat.
Komplikasi lainnya dari suntikan pada trigger point termasuk infeksi kulit, kerusakan jarum, terbentuknya hematoma, dan pneumotoraks.
Jika Anda berniat untuk berlatih teknik self-help, Anda harus menyadari bahwa pelatihan ini melibatkan penerapan sejumlah tekanan yang tepusat pada lokasi yang berbeda, yang sebagian besarnya berada pada punggung. Tanpa pelatihan yang tepat, Anda dapat berisiko melakukan tekanan pada lokasi yang salah dan memperpanjang periode kondisi Anda. Dengan melakukannya, tindakan tersebut dapat mengakibatkan komplikasi lainnya, seperti memar atau kerusakan saraf.
Anda juga harus menyadari bahwa menyuntikkan obat penghilang sakit ke trigger point bukanlah tindakan self-help. Meskin munkin tampak seperti proses yang mudah, suntikan dapat menyebabkan komplikasi yang serius, yang menjadi alasan mengapa sebaiknya Anda memilih terapis ahli yang terlatih untuk menganalisis kondisi Anda dan memutuskan apakah Anda perlu suntikan obat.
Misalnya, jika Anda memutuskan suntikan akan mengurangi rasa sakit pada trigger point yang terletak pada lumborum persegi empat bagian atas, Anda harus menyadari bahwa daerah ini sangat dekat dengan ginjal. Jika Anda belum terlatih dalam mengatasi suntikan obat, terdapat kemungkinan Anda dapat merusak ginjal Anda, yang dapat menyebabkan gagal ginjal.
Rujukan:
American Family Physician
Http://pemijit.blogspot.com
Ingin terapi trigger point?
Hubungi rumah Sehat Thera Afiat
Jl kelapa sawit raya blok DD no 15
Kelapa Gading
Jakarta utara
Telp 08111494599
Kamis, 06 Oktober 2016
Menangani Orang Kesleo atau Jatuh
Herbal untuk kesleo atau pasca jatuh
Jatuh adalah keadaan tubuh tidak lagi bisa menopang dengan seimbang karena suatu hal.
Banyak hal yang menjadi penyebab, diantaranya kondisi tidak seimbang ini akan melibatkan :
1. jaringan ikat, bisa jadi tendo atau jaringan di sendi
2. otot
3. tulang
4. pembuluh darah
5. organ tubuh yang lain
Pada keadaan memar maka akan tampak tanda
1. merah
2. panas
3. nyeri
4. kelainan fungsi
5. pembengkakan
Kelima unsur di atas juga bisa dipakai untuk evaluasi progres memar atau kesleo.
HATI HATI untuk menentukan apakah sendi atau tulang aman aman saja.
Pertama JANGAN PANIK...jika kesleo mengenai pergelangan kaki, harus diperiksa apakah ada luka terbuka atau tidak.
Maka penanganan secara mudah di rumah dengan mengurangi tanda tanda yang nampak dan membuat tidak nyaman, merah, panas, nyeri dan pembengkanan dapat dikurangi dengan memberikan kompres dingin di luarnya dengan catatan tidak ada luka terbuka.
Kompres dingin berupa apa?
Es yang dibungkus kain, atau daun sambung nyawa yang ditumbuk dan diborehkan, bisa juga daun sirih ditumbuk dan diborehkan.
Prinsipnya adalah mendinginkan kulit yang panas dan kemungkinan terjadi pecah pembuluh darah di dalam.
Bagaimana dengan kelainan fungsinya?
Dicoba menggerakkan pergelangan kaki sesuai dengan gerakan kaki pada umumnya, gerakkan ke kanan kiri ke arah punggung kaki dan ke arah telapak kaki. Jika aman sambil terus dikompres utk mengurangi rasa tak nyaman tetap dipantau, setelah nyeri berkurang tes gerak lagi. Jangan telalu puas setelah nampak baik baik saja, dan jangan terlalu cemas karena kekawatiran yang tinggi. Jika punya rekan terapis akupresure, akupunktur silahkan bisa dilanjutkan setelah pertolongan pertama dilakukan.
Jika ada kecurigaan terjadi trauma di dalam jaringan sehingga membuat sangat kesakitan, sama sekali tidak bergerak, segera ke RS untuk bisa di cek ke dokter utk analisa dan treatment lebih jauh. (Dr.Prapti Utami)
Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Rabu, 05 Oktober 2016
Trigger point atau Titik Picu
Trigger Point (titik cetus/titik picu) merupakan faktor besar penyebab timbulnya ganguan/penyakit otot rangka (musculoskeletal disorder) yang sayangnya sering salah didiagnosa.
Kesalahan interpretasi ini mengakibatkan kasus-kasus Trigger Point tidak tertangani secara tepat (David Simons, 2003).
Banyak keluhan2 nyeri yg berasal dari otot namun salah di anggap sebagai keluhan nyeri yg berasal dari syaraf, sendi, atau tulang, karena kurangnya interes /ketertarikan di bidang ini.
Misal :
keluhan ischialgia banyak yg didiagnosa berasal dari spondylosis atau HNP (Hernia Nucleus Pulposus)
Keluhan nyeri leher apalagi yang menjalar ke tangan dan lengan didiagnosa sebagai Cervical Root Syndrom.
Padahal banyak jenis nyeri seperti di atas dan juga nyeri abdominal, epigastric atau seperti nyeri anginal yang bersangkutan dengan Myofascial Trigger Points Syndrome (MTPS).
Acupresur Trigger point berbeda dengan akupresur tradisional yg memakai konsep ilmu TCM, yg hanya berdasarkan teori yin-yang dan 5 unsur.
ATP (Akupersur trigger point) lebih banyak mengacu mencari penyebab sumber utama yaitu masalah di serat otot (muscle fiber) yg terjadi kontraksi/pemendekan yg akhirnya membentuk otot tersimpul (muscle knots) membentuk nodul, yang memicu sumbernya rasa hypersensitif & nyeri yg bisa menjalar ketempat lain yg lebih jauh (reffered pain) sebagai symptomnya.
Dengan melakukan teknik merelease dngan pijatan teknik akupresur pada jaringan myofascial, maka nodul itu akan terurai dan otot normal, sehingga sumber utama terselesaikan. (Nur Choliq)
Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Selasa, 04 Oktober 2016
Ischialgia
Ischialgia
Ischialgia merupakan suatu kondisi dimana syaraf ischiadikus yang mempersyarafi daerah bokong sampai kaki terjepit. Masyarakat awam umumnya menginterpretasikan ischialgia sebagai rasa nyeri pada bagian bokong. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:
Ischialgia diskogenik: seperti pada penderita hernia nukleus pulposus (HNP).
Ischialgia mekanik: seperti pada penderita spondiloarthrosis, patah tulang panggul, penyakit radang panggul, dsb.
Ischialgia non-mekanik: radikulitis tuberkulosa, neuropati rematik, neuropati diabetik, dsb.
Gejala yang sering ditimbulkan akibat ischialgia adalah rasa nyeri/ kaku/ seperti kesetrum di punggung bawah atau bokong, dapat menjalar ke daerah paha betis, bahkan kaki. Nyeri ini sering diprovokasi karena aktifitas berat, membungkuk, atau mengangkat barang berat.
Pada kondisi yang lebih berat dapat menimbulkan mati rasa atau kelemahan otot tungkai bawah, gangguan buang air, dan fungsi seksual. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis syaraf.
Umumnya, terapis akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik umum dan pemeriksaan syaraf. Jika diperlukan, dapat dilakukan pemeriksaan penunjang, seperti rontgen tulang punggung (rontgen tidak boleh dilakukan tanpa indikasi medis terutama saat hamil), myelografi, CT scan, atau MRI.
Penanganan selanjutnya sesuai dengan kondisi yang mendasari, di antaranya:
Terapi farmakologis: pemberian obat anti-nyeri, NSAID, muscle relaxant
Terapi rehabilitasi: diatermi, elektroterapi, traksi lumbal, pemakaian korset lumbal, pemakaian alat bantu jalan, dsb.
Terapi okupasi: edukasi mengenai proper body mechanic, dsb.
Pembedahan: dilakukan pada kasus berat yang tidak dapat diatasi dengan terapi farmakologis dan rehabilitasi
Ischialgia dapat pula muncul saat kehamilan karena berat janin yang menekan syaraf ibu terutama pada saat duduk atau berdiri terlalu lama.
Hal ini umumnya tidak menyebabkan gangguan serius baik pada ibu maupun janin. Namun, rasa nyeri, kesemutan, atau mati rasa yang dialami ibu dapat menyebabkan ibu kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Untuk menyikapinya, Anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini:
Berolahraga secara teratur (berenang, bersepeda, jalan kaki) dan lakukan senam punggung (back exercise) secara rutin untuk memperkuat otot-otot punggung.
Jaga berat badan ideal
Hindari aktifitas fisik yang berlebihan, seperti terlalu banyak membungkukkan badan, mengangkat barang berat, berdiri terlalu lama
Segera istirahat jika Anda merasakan nyeri saat berdiri atau berjalan.
Posisikan postur tubuh dengan baik (gunakan bantal yang tidak terlalu tinggi saat tidur, ubah posisi duduk secara teratur minimal 1 jam sekali, seimbangkan berat tubuh pada kedua kaki saat berdiri, dsb.)
Gunakan sepatu datar dengan bantalan pada alasnya untuk mengurangi tekanan pada punggung
Hindari stres, ketegangan, dan kecemasan.
Untuk mengurangi nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran seperti paracetamol, ibuprofen, atau asam mefenamat (penggunaan obat anti nyeri dalam kondisi hamil harus di bawah pengawasan dokter).
Untuk ischialgia penyembuhan secara tradisional bisa dilakukan dengan urut dikombinasikan dengan moksibusi, hubungi :
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Minggu, 02 Oktober 2016
Deteksi Gejala stroke
Gejala stroke
F A S T...
Cara deteksi dini gejala Stroke :
1. F (Face)...wajah, apabila terlihat wajah yang tidak semestinya, ada rasa kebas2 dimuka, mulut 'menyong' dll.
2. A ( Arm)..Lengan, apabila satu lengan atau kedua2nya tidak dapat digerakkan / diangkat keatas..
3. S ( Speak ) bicara..tidak jelas atau cadel..
4. T ( Time)..apabila menemui hal-hal tersebut maka SEGERA lah Orang tsb ke UGD.
Semoga ada manfaat ..
http://theraafiat.blogspot.co.id/2016/09/gejala-stroke.html?m=1
Http://bekammedik.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Langganan:
Postingan (Atom)






