Tampilkan postingan dengan label Nyeri Lutut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyeri Lutut. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2017

Lutut Berbunyi


KENAPA LUTUT BERBUNYI KREKK...

Struktur lutut terdiri atas otot, tulang, kapsul, tulang rawan, meniskus (bantalan lutut), ligamen (jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang), tendon (jaringan yang menghubungkan tulang dengan otot) serta saraf.

Bila timbul gangguan atau kelainan pada salah satu bagian ini dapat menyebabkan gangguan pergerakan lutut maupun timbul bunyi saat lutut bergerak. Bila Anda mengalami keluhan lutut yang berbunyi tanpa disertai rasa sakit (saat berbunyi), kondisi ini dapat disebabkan oleh gelembung udara dalam sendi, regangan pada tendon maupun ligamen.

Namun bila lutut berbunyi disertai dengan rasa sakit, kemungkinan kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera pada ligamen, cedera meniskus, atau radang sendi (arthritis). Kondisi ini dapat saja berhubungan dengan riwayat cedera/benturan pada lutut yang tidak ditangani dengan baik.

Untuk memastikan penyebabnya sebaiknya konsultasikan dan lakukan terapi pada Ahlinya.

Berikut ini anjuran yang dapat dilakukan secara mandiri :
* Batasi kegiatan yang memberikan tekanan berlebihan pada sendi lutut (berlari atau berdiri terlalu lama, naik-turun tangga)
* Turunkan berat badan yang berlebihan
* Jika lutut terasa ngilu atau sakit nyeri istirahatkan kaki agar lutut terhindar dari tekanan
* Mengompres lutut dengan es dapat meredakan rasa nyeri/ngilu
* Berbaring dengan mengangkat kaki, sehingga posisi kaki lebih tinggi dari jantung
* Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga.
Source Nurcholiq


 Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247


Minggu, 12 Juni 2016

Sakit Lutut


Definisi Sakit lutut adalah nyeri pada sendi lutut yang dapat dialami oleh semua orang dari segala usia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal yang meliputi:

Cedera, misalnya cedera pada tulang rawan dan kerusakan tendon atau ligamen.
Penyakit tertentu, seperti osteoartritis, penyakit asam urat, atau tendonitis.
Pendarahan pada sendi.
Infeksi, misalnya artritis septik.
Sebagian besar sakit lutut yang terjadi dapat ditangani sendiri di rumah, tetapi ada beberapa kondisi yang membutuhkan penanganan medis, seperti operasi atau yang bisa menyebabkan nyeri berkepanjangan, kerusakan pada sendi, dan bahkan cacat jika tidak ditangani secara khusus.

Gejala-gejala Sakit Lutut

Tidak semua pengidap akan merasakan gejala yang sama saat menderita sakit lutut. Perbedaan ini terjadi karena adanya beragam hal yang dapat memicunya. Ada beberapa gejala yang dapat menyertai sakit lutut . Di antaranya adalah:

Pembengkakan.

Lutut yang terasa kaku atau tidak bisa diluruskan.
Bunyi gemeretak pada lutut.
Kulit lutut berubah kemerahan dan hangat jika disentuh.
Lutut yang tidak stabil atau lemas.
Lutut tidak bisa menahan beban tubuh.

Faktor-faktor Risiko Sakit Lutut

Persendian lutut termasuk bagian tubuh yang rentan mengalami kerusakan serta rasa nyeri, terutama untuk menahan berat tubuh.

Usia. Risiko sakit lutut akan bertambah seiring bertambahnya usia.
Berat badan yang berlebihan atau obesitas. Hal ini akan memberi tekanan lebih pada lutut sehingga meningkatkan risiko sakit lutut.
Jenis olahraga tertentu, misalnya bola basket.
Pernah mengalami cedera lutut.
Diagnosis Sakit Lutut
Diagnosis penyebab sakit lutut akan dilakukan melalui pemeriksaan fisik yang disertai beberapa tes yang lebih mendetail, seperti X-ray, USG, CT scan, atau MRI scan. Langkah-langkah ini akan membantu dokter untuk meneliti kondisi tulang serta sendi pada lutut pasien.

Tes darah dapat dianjurkan jika dokter menduga sakit lutut pasien dipicu oleh infeksi atau kondisi medis lain, misalnya penyakit rematik asam urat.

Pengobatan dan Pencegahan Sakit Lutut

Setelah mengetahui penyebab sakit lutut yang diderita pasien, dokter baru bisa memberikan pengobatan yang sesuai. Langkah ini dapat berupa:

Obat-obatan, misalnya analgesik untuk meredakan sakit maupun suntikan kortikosteroid atau pelumas.
Terapi fisik untuk melatih dan menguatkan otot.
Operasi.
Di samping penanganan medis, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mempercepat pemulihan sekaligus mencegah komplikasi. Langkah-langkah tersebut meliputi:

Banyak istirahat agar lutut terhindar dari tekanan sehingga cedera dapat pulih lebih cepat.
Mengompres lutut dengan es. Langkah ini bisa mengurangi rasa sakit, sekaligus inflamasi.
Meminimalisasi gerakan pada lutut, misalnya dengan menggunakan bebat.
Menaruh kaki yang cedera pada posisi lebih tinggi, contohnya meletakkan kaki di atas bantal. Cara ini bisa membantu mengurangi pembengkakan.
Sakit serta cedera lutut dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana, misalnya selalu pemanasan sebelumnya serta melakukan peregangan setelah berolahraga dan jangan lupa untuk mengganti sepatu olahraga yang rusak. Menjauhi jenis olahraga atau aktivitas yang berpotensi memicu cedera juga penting. Jika Anda ingin meningkatkan aktivitas olahraga, lakukanlah secara bertahap.

Bersambung ke obat nyeri lutut.

Untuk pijat urut sakit lutut hubungi :

 Http://pemijit.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247




Selasa, 29 September 2015

Sakit Lutut

Nyeri Lutut

Nyeri pada lutut tidak perlu ditakuti tapi diwaspadai karena pada umumnya tidak berbahaya dan mudah diatasi. Kita harus tahu kapan mengkonsultasikan nyeri lutut ini, bila nyeri berlangsung dalam waktu yang lama, adanya hambatan gerak, bengkak disekitar sendi dan nyeri-nyeri yang timbul pada posisi atau gerakan tertentu.

Secara singkat lutut terdiri dari tulang, kapsul, rawan sendi, meniscus, ligament, otot dan syaraf, semua bagian ini bekerja sama untuk menghasilkan gerakan lutut yang sempurna. Bila kita perhatikan, nyeri lutut dapat terjadi pada semua umur. Pada anak-anak nyeri biasanya karena pertumbuhan lutut yang kurang sempurna, karenanya perlu kita atasi sedini mungkin agar pada waktu mereka selesai tumbuh atau memasuki usia dewasa muda ketidaksempurnaan ini sudah teratasi. Kelainan yang perlu mendapat perhatian adalah Chondromalacia yaitu tulang rawan sendi yang kurang keras, discoid meniscus atau bentuk meniscus yang tak sempurna, Osgood Schlatter’s disease akibat terangkatnya ligament patella dari tulang, penyakit rematik pada anak, bentuk lutut O atau X, tumor-tumor jinak seperti osteochondroma. Ada pula penyakit yang perlu mendapat perhatian lebih seperti TBC sendi atau juga Osteomyelitis karena infeksi pada tulang. Yang sangat serius adalah tumor-tumor ganas pada anak yang perlu ditangani sedini mungkin karena berakibat fatal bila lambat ditangani.

Pada orang dewasa, nyeri pada lutut bisa karena trauma seperti terjatuh, keseleo, cidera waktu olahraga baik disadari ataupun tidak. Ada anggapan bila cedera-cedera ini ringan maka cukup diurut atau diobati secara tradisional, padahal bila tidak ditangani secara baik dapat menimbulkan penyakit lutut yang kompleks di kemudian hari, bahkan cacat permanen yang sulit dikoreksi dengan tindakan pembedahan yang canggih sekalipun seperti patah tulang di dalam sendi yang tidak disadari oleh penderita dan umumnya dikira hanya keseleo biasa.

Sebaliknya bila diketahui dini dengan tindakan bedah sederhana, kelainan-kelainan lutut yang kompleks ini dapat ditangani secara sempurna, antara lain dengan arthoscopy, dimana kulit hanya dibuka selebar 1 cm (bedah konvesional 15cm), perdarahan minimal dan penderita tak perlu menginap ataupun bila rawat inap cukup 1 hari saja. Alat ini bisa memperbaiki bagian yang robek juga tumor-tumor jinak pada selaput sendi atau kerusakan tulang rawan sendi yang tak terlalu luas, mengangkat dan mendiagnosa penyakit-penyakit yang sulit dideteksi dengan pemeriksaan radiologi.

Pada usia ini perlu diwaspadai adanya nyeri karena kelainan di luar lutut, misalnya akibat otot paha yang lemah, cedera ligament lutut sebelah dalam, biasanya penderita mengeluh nyeri terutama dari posisi jongkok ke berdiri, naik tangga atau hampir jatuh secara tiba-tiba karena lutut terasa tak bertenaga, dengan bimbingan yang baik kelainan ini juga mudah diatasi. Penyebab luar yang lain adalah kelainan-kelainan di sendi panggul atau juga gangguan di tulang belakang (HNP) yang bisa menekan atau menjepit syaraf disekitar lutut yang tentunya memerlukan penanganan yang lebih kompleks. Penyebab lain kelebihan berat badan dan kurangnya olahraga, karenanya dianjurkan untuk olahraga secara teratur & makan seimbang, yang juga mencegah terjadinya penyakit karena asam urat pada orang yang punya penyakit asam urat. Pada dewasa muda sering kita jumpai ”habitual patellar dislocation” yaitu tempurung lutut yang mudah terlepas pada gerakan tertentu dapat diatasi dengan penguatan otot bahkan pembedahan.

Pada usia diatas 45 tahun mulailah terjadi penyakit degeneratif pada lutut dikarenakan kerusakan tulang rawan sendi yang disebut arthritis. Pada stadium awal, pasien mengeluh kaku sendi di pagi hari lama-lama disertai rasa nyeri di lutut terutama bila jongkok berdiri atau naik tangga dan diakhiri dengan nyeri permanen dan gerakan sendi yang sangat terbatas yang kadang-kadang memaksa penderita untuk tidak berjalan lagi walau kondisi tubuh masih cukup sehat. Kelainan ini dikenal dengan pengapuran w pengapuran walau istilah ini sebetulnya kurang tepat karena kenyataanya tidak terjadi penumpukan kapur di sendi. Mitos bahwa minum susu atau kalsium akan menambah berat tidak tepat, bahkan kalsium perlu dikonsumsi secara teratur untuk mencegah osteoporosis. Osteoporosis tidak menimbulkan nyeri lutut sehingga nyeri lutut tidak bisa diatasi dengan kalsium.

Penyebab arthritis digolongkan dalam dua kelompok besar yaitu primer karena aus atau gugusnya tulang rawan sendi akibat pemakaian seperti ban yang menjadi tipis setelah menempuh jarak ribuan kilometer atau

juga yang sekunder karena penyebab yang lain seperti cedera waktu muda yang tidak segera diatasi, bentuk kaki yang terlalu O atau X, penyakit rematik dan asam urat, infeksi dan lain sebagainya. Baik primer maupun sekunder kerusakan yang terjadi sama yaitu rusaknya permukaan rawan sendi, pada stadium awal pengobatan dan pencegahan dapat berupa obat-obatan, suntik sendi, fisioterapi, olah raga low impact dan arthroscopy surgery.

Pada stadium yang lebih lanjut diperlukan tindakan pembedahan yang lebih kompleks yaitu operasi pelapisan permukaan sendi dengan sendi buatan yang dikenal istilah arthroplasty atau total knee replacement, tindakan ini bisa menuntaskan rasa kaku, nyeri, hambatan gerak dan meluruskan tulang lutut yang sudah bengkok. Prosedur pembedahan ini sangat popular di negara maju karena dapat memperbaiki kualitas hidup penderita di usia lanjut.

Semua tindakan ini sudah dapat dilakukan di Indonesia dengan hasil yang memuaskan, tentunya di rumah sakit yang mempunyai fasilitas dan tenaga dokter yang memiliki keahlian khusus untuk mengatasi penyakit-penyakit kompleks pada lutut.



Untuk info Terapi Bekam dan  Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :

Nyeri Lutut Anterior, Nyeri Lutut, Lutut Nyeri, Ligament Patella,  Osteomyelitis, verri JP MA, Thera Afiat,Kelapa Gading,