Tampilkan postingan dengan label Leher Kaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Leher Kaku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2018

Tengkuk Leher Kaku


TENGKUK LEHER KAKU

Leher Kaku, suatu gejala yang tidak boleh diabaikan atau dianggap remeh ketika Anda mengalaminya.
Jika seseorang mengalami kaku pada leher biasanya ditandai dengan rasa sakit dan kesulitan menggerakkan leher, terutama ketika mencoba untuk menoleh kepala ke samping kanan kiri.
Gejala kaku leher biasanya berlangsung selama beberapa hari atau minggu bergantung pada penyebab dan keparahannya.

Berikut penyebab utama leher kaku :

1. Tidur dalam posisi yang buruk
2. Setiap kegiatan yang berulang kali memutar kepala dari sisi ke sisi
3. Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk saat melihat monitor komputer dalam waktu yang lama
4. Stres yang berlebihan, yang dapat menyebabkan ketegangan di leher
5. Memeluk telepon antara leher dan bahu.

Atasi tengkuk leher kaku  bisa dengan urut Terapi Trigger Point.

Hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2

Rabu, 04 November 2015

Sakit Leher Belakang Bagian Atas



Tanya Jawab Dengan Dokter

Ass, Selamat malam Dok!
Saya mengalami pegal leher kurang lebih sdh 3 bulan ini, pegalnya di leher belakang bagian atas, kadang kala dibarengi sakit kepala, pegal2 dan nyeri, saya sudah pakai krim anti pegal jg tapi tetap tidak hilang dan berobat ke dokter umum dan diberikan obat seperti simvastatin namun tak kunjung sembuh juga, apakah itu gejala kolesterol tinggi ? atau yg lain? bagaimana solusinya dok?

terima kasih,
salam,

dr. Agatha Dinar
Waalaikumsalam,

Penyebab sakit leher, pegal ataupun kaku pada leher dapat disebabkan antara lain oleh:

Tekanan darah tinggi
Kekakuan pada otot leher
Gangguan pada tulang belakang, misalnya karena dislokasi
Radang selaput otak
Radang sendi
Sebelumnya, perlu dilakukan penggalian informasi yang lebih dalam, serta pemeriksaan fisik secara langsung terlebih dahulu. Apakah terdapat gejala dan tanda yang sesuai dengan beberapa penyakit diatas.

Jika sudah mengkonsumsi obat penurun kadar kolesterol, apakah memang kolesterol Anda sudah berkurang menjadi normal? Karena sebenarnya kadar kolesterol yang berlebihan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Ada baiknya Anda kembali memeriksakan diri ke dokter, untuk melakukan evaluasi hasil pengobatan yang telah dijalankan.

Pentingnya mengetahui kadar kolesterol yang normal

Kolesterol tinggi
Sakit kepala, ada kalanya merupakan tanda atau gejala dari kondisi lain, seperti pada penyakit infeksi secara umum, penyakit lain misalnya tekanan darah tinggi, gangguan seperti ada tumor dan lain sebagainya, yang disebut sakit kepala sekunder. Sakit kepala juga dapat disebabkan tanpa penyebab apapun, dan biasanya tidak berbahaya, yang dikelompokkan menjadi:

Cluster headache, yaitu sakit kepala disekitar wajah
Tension type headache, yaitu sakit kepala seperti ditarik/diikat
Migrain, yaitu sakit kepala sebelah yang bersifat berdenyut
Penanganan dari penyebab sakit kepala tersebut, dilakukan sesuai penyebabnya. Untuk mengetahui penyebab yang mendasari, perlu dilakukan pemeriksaan fisik langsung pada pasien.

Untuk mengurangi keluhan sakit kepala, Anda dapat melakukan tips berikut:

Cukup beristirahat
Mengurangi makanan yang mengandung garam dan monosodium glutamat dengan kadar tinggi
Mengkonsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol atau ibuprofen
Pengobatan sakit kepala

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. (dr. Agatha)

Untuk info Terapi Urut hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :
Leher Belakang Sakit, Leher Kaku, Dislokasi Tulang Belakang, Radang Selaput Otal, Radang Sendi, Thera Afiat, verri JP MA, Kelapa Gading.,









Sakit Leher

Menelisik Leher Sakit
  
Pernahkah leher Anda terasa kaku sehingga sulit digerakkan? Kondisi ini disebut tortikolis. Umumnya tortikolis dialami orang-orang pada usia lanjut. Leher kaku bisa merupakan kondisi yang tidak serius, atau sebaliknya, merupakan gejala dari penyakit serius yang tidak boleh diabaikan.

Secara umum, rasa kaku atau bahkan nyeri di leher terjadi di area kepala hingga bahu. Bagian-bagiannya meliputi:

Otot dan ligamen leher yang mengikat tulang leher menjadi satu.
Bantalan (diskus) yang memisahkan satu tulang belakang dengan tulang belakang lainnya yang menyerap tekanan dari goncangan gerakan.
Tulang dan sendi tulang belakang leher.

Untuk mengetahui apakah leher kaku yang Anda alami adalah kondisi serius atau bukan, simak perbedaannya berikut ini.

Kondisi Tidak Serius

Pada kondisi yang tidak serius, leher kaku disebabkan oleh ketegangan minor pada jaringan lunak leher.

Ketegangan tersebut dapat terjadi jika Anda.Menggerakkan leher secara tiba-tiba yang membuat otot dan ligamen leher mengalami cedera.
Stres juga dapat memicu ketegangan pada otot yang bermula dari bagian belakang kepala, menjalar ke bagian belakang bahu.
Menggunakan komputer untuk waktu yang lama dengan posisi duduk yang buruk.
Membawa beban yang berat dan tidak seimbang.
Tidur dengan posisi yang janggal dan tidak nyaman.
Postur tubuh yang buruk.
Tortikolis akut umumnya akan sembuh dalam waktu 24-48 jam, tetapi kadang-kadang dapat berlanjut hingga seminggu. Tortikolis dapat ditangani dengan beberapa cara berikut ini.

Tidur menggunakan bantal yang rendah dengan posisi tidur yang baik.
Untuk mengurangi rasa sakit, kompres dengan air dingin pada 2-3 hari pertama kondisi leher kaku. Setelah itu, ganti dengan kompres air hangat.
Lakukan gerakan leher secara perlahan-lahan, seperti menunduk, mendongak, tengok sisi kanan dan kiri, serta gerakan memutar dari kanan ke kiri dan sebaliknya.
Gunakan gel pereda rasa sakit seperti ibuprofen gel. Penggunaan gel lebih disarankan daripada mengonsumsi obat dalam bentuk tablet. Pakailah sesuai petunjuk penggunaan obat.
Jika setelah mencoba mengobati leher kaku di rumah tidak ada tanda membaik atau malah bertambah parah, periksakan kondisi Anda ke Therapist Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih sesuai dengan penyebabnya.

Kondisi Serius

Leher kaku dapat menjadi kondisi serius jika berkepanjangan dan disertai dengan gejala-gejala lain seperti berikut:

Demam tinggi.
Berat badan menurun drastis.
Menurunnya fungsi koordinasi syaraf, seperti sulit berjalan.
Buang air terus-menerus.
Pada kondisi serius, leher kaku dapat disebabkan oleh penyakit seperti:

Meningitis

Meningitis merupakan radang pada selaput (meninges) otak dan saraf tulang belakang akibat infeksi jamur dan bakteri. Beberapa gejalanya dapat berupa:

Leher kaku.
Demam secara tiba-tiba.
Sulit konsentrasi.
Mual dan muntah.
Nafsu makan menurun.
Sensitif terhadap cahaya.
Cepat mengantuk.
Untuk memastikan diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan yang mencakup tes darah, cairan serebrospinal, dan pemeriksaan dengan X-ray atau CT scan.

Arthritis (artritis)
Arthritis adalah peradangan pada sendi yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan cartilage. Lapisan ini memungkinkan kita bergerak tanpa rasa sakit di persendian. Jenis arthritis yang bisa berdampak pada leher adalah rheumatoid arthritis dan cervical spondylosis atau osteoartritis pada leher.

Cervical spondylosis merupakan masalah osteoartritis yang terjadi di leher, terutama berkaitan dengan ligamen dan bantalan (diskus). Kondisi ini umumnya menyerang orang lanjut usia. Gejala-gejalanya dapat berupa:

Leher kaku dan nyeri, terkadang ada suara retak atau “klik” pada leher.
Kejang pada otot leher.
Sakit kepala.
Sensasi kesemutan dan kelemahan lengan atau kaki.
Gangguan keseimbangan akibat lengan, tangan, dan kaki melemah.
Sulit tidur dan merasa kelelahan.
Cara penanganannya bisa dengan terapi fisik dan penggunaan obat anti peradangan yang diresepkan oleh dokter.

Rheumatoid arthritis atau artritis reumatoid adalah peradangan kronis pada sendi kecil yang mengakibatkan penipisan tulang dan perubahan bentuk sendi. Peradangan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang tubuh, sehingga selain menyerang persendian juga dapat menyerang kulit, mata, paru-paru, dan jantung. Gejalanya antara lain:

Pada pagi hari merasakan kaku dan nyeri pada persendian, bisa termasuk kaku leher.
Demam.
Persendian bengkak.
Kelelahan dan berat badan yang menurun.
Tangani dengan istirahat yang cukup, terutama ketika merasakan sakit. Penggunaan obat anti peradangan dan penghambat kerusakan sendi harus disesuaikan dengan resep dokter. Jika diperlukan, operasi bisa dilakukan untuk memperbaiki kerusakan sendi atau otot.

Jika Anda mengalami leher kaku berkepanjangan, terlebih ketika disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan ke therapist Anda untuk mendapat diagnosis lengkap dan pertolongan yang dibutuhkan.

Untuk info Terapi Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:
http://alodokter.com


Label :
Leher Kaku, arthritis, arthritis, tortikolis, Cervical spondylosis, Meningitis, Verri JP MA, Thera Afiat, Ligamen, Bantalan, Diskus, Kelapa Gading, Rheumatoid arthritis, Artritis rheumatoid,


Kamis, 04 Juni 2015

Sakit Leher Sulit Menengok






Sakit leher seringkali terjadi karena kita salah gerak atau salah posisi tidur. Bisa jadi hal ini terjadi akibat penggunaan bantal yang terlalu tinggi, terlalu rendah dan sebagainya.

Meski kelihatan sederhana, namun sakit leher sangat tidak nyaman. Ada beberapa orang yang sampai susah menoleh karena hal ini. Nah bila Anda mengalami sakit leher seperti ini, coba lakukan tips berikut

Kompres Leher

Kompres leher Anda dengan menggunakan dua jenis kompresan, kantong kompres hangat dan dingin. Kemudian kompres leher Anda dengan kantong dingin lebih dahulu, kemudian hangat. Cara bergantian seperti ini bisa membuat otot yang kaku dan tegang sehat kembali.

Massage Lembut

Setelah terasa lebih ringan, lakukan pijatan lembut. Jangan terlalu keras karena di leher banyak syaraf dan pembuluh darah penting. Bila memang perlu, gunakan balsam atau minyak pijat, namun dalam jumlah yang sedikit dulu. Penggunaan obat semacam ini kadang juga bisa membuat otot makin kaku.

Peregangan

Coba lakukan peregangan ringan. Coba duduk tegak dengan kepala lurus. Perlahan-lahan, tarik kepala ke bawah selama 8 hitungan. Kemudian kembalikan ke posisi tegak, tarik ke belakang 8 hitungan. Lakukan hal yang sama ke arah kiri dan kanan.

Jemur Bantal Anda

Agar tak terjadi cedera yang sama, jemur bantal Anda agar lebih nyaman saat digunakan untuk tidur. Sementara bila Anda ingin menoleh, lakukan gerakan perlahan dan jangan menggeliat atau menarik otot punggung dan leher terlalu kencang.

Coba tips di atas untuk mengurangi sakit leher yang Anda alami. Jangan lupa gunakan bantal dengan tinggi secukupnya agar tengkuk Anda tak mengalami cedera. (vemale)

Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Sabtu, 11 April 2015

Titik ST11

Titik ST11 (China = Qi She) merupakan titik meridian perut (Lambung) yang berada di pangkal leher.
Lokasi titiknya terletak pada pangkal leher, sedikit diatas tulang selangka didekat pangkal tenggorokan.
Indikasi penyakit :
Sakit tenggorokan.
Penyakit kelenjar gondok.
Asma dan cegukan.
Rasa sakit dan kekakuan pada leher. (Source:AbdullahSony)



Untuk informasi Bekam hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Tag :
Titik ST11, Qi She, Sakit Tenggorokan, Kelenjar Gondok, Asma, Cegukan, Leher Kaku, Sakit Leher, RS Thera Afiat, verri JP MA, Artikel., kelapa gading,